Minggu, 12 April 2020

BNI Maksimalkan Pelayanannya dengan Teknologi Selama Pandemi Corona

Sumber: google.com

Menyikapi imbauan dari pemerintah yang sudah menghimbau terhadap perusahaan yang berada di daerah dengan risiko tinggi penularan Virus Corona (COVID-19) untuk menerapkan Sistem Work From Home (WFH). Imbauan dari pemerintah untuk pada perusahaan ini adalah upaya untuk menekan penyebaran Virus Corona yang mematikan tersebut.

Menyikapi imbauan tersebut, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) tetap memaksimalkan pelayanannya dengan bantuan teknologi. Langkah ini memungkinkan pelayanan terhadap nasabah tetap berjalan. Dengan bantuan gadget dan koneksi internet, nasabah tetap dapat bertransaksi dan berinteraksi dengan petugas bank, dalam hal ini petugas BNI Contact Center, tanpa perlu keluar dari rumah.

Pemimpin Unit Pusat Layanan Pelanggan BNI Rahmat Pertinda mengatakan bahwa BNI mendukung penuh imbauan pemerintah terkait Work From Home. Layanan BNI Call 1500046 tetap bertugas secara prima untuk membantu nasabah yang memerlukan layanan perbankan BNI.

"Nasabah tetap dapat menghubungi Layanan Phone Banking BNI Call 1500046 selama 24 jam untuk mendapatkan bantuan dari petugas tanpa harus meninggalkan rumah. BNI Call 1500046 dapat melayani permintaan informasi, perubahan data, penanganan keluhan dan transaksi melalui BNI Phone Banking," ujar Rahmat di Tangerang Selatan, Banten, Selasa (17 Maret 2020).

Rahmat menambahkan, pada situasi ini nasabah dapat memanfaatkan layanan E Channel BNI seperti BNI Mobile Banking, BNI Internet Banking, BNI SMS Banking, dan ATM BNI. Apabila mengalami kendala, silakan hubungi 1500046.

Corporate Secretary BNI Meiliana mengatakan apabila tetap membutuhkan layanan perbankan di cabang, masyarakat pun tidak perlu khawatir karena di setiap kantor cabang, BNI menerapkan protokol pengamanan Virus Corona. Protokol tersebut antara lain protokol tindakan Preventif, yaitu berupa pengecekan suhu tubuh kepada semua orang yang masuk dan keluar dari Kantor Cabang BNI. Menyiapkan Hand Sanitizer di lokasi-lokasi yang mudah dijangkau oleh nasabah. Hand Sanitizer juga disiapkan pada para petugas di front office yang bertemu langsung dengan masyarakat, seperti Teller dan Customer Service.

“Untuk perlindungan maksimal, kami telah menyemprotkan cairan desinfektan di kantor cabang BNI, ATM dan ruang-ruang kerja, sehingga penularan Virus Corona akan semakin kami minimalkan,” ujar Meiliana.


Sumber:Kumparan.com

Layanan Phone Banking BNI Call Tersedia Selama 24 Jam untuk Nasabah

Sumber: google.com


Menyikapi imbauan dari pemerintah yang sudah menghimbau terhadap perusahaan yang berada di daerah dengan risiko tinggi penularan Virus Corona (COVID-19) untuk menerapkan Sistem Work From Home (WFH). Imbauan dari pemerintah untuk pada perusahaan ini adalah upaya untuk menekan penyebaran Virus Corona yang mematikan tersebut.

Menyikapi imbauan tersebut, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) tetap memaksimalkan pelayanannya dengan bantuan teknologi. Langkah ini memungkinkan pelayanan terhadap nasabah tetap berjalan. Dengan bantuan gadget dan koneksi internet, nasabah tetap dapat bertransaksi dan berinteraksi dengan petugas bank, dalam hal ini petugas BNI Contact Center, tanpa perlu keluar dari rumah.

Pemimpin Unit Pusat Layanan Pelanggan BNI Rahmat Pertinda mengatakan bahwa BNI mendukung penuh imbauan pemerintah terkait Work From Home. Layanan BNI Call 1500046 tetap bertugas secara prima untuk membantu nasabah yang memerlukan layanan perbankan BNI.

"Nasabah tetap dapat menghubungi Layanan Phone Banking BNI Call 1500046 selama 24 jam untuk mendapatkan bantuan dari petugas tanpa harus meninggalkan rumah. BNI Call 1500046 dapat melayani permintaan informasi, perubahan data, penanganan keluhan dan transaksi melalui BNI Phone Banking," ujar Rahmat di Tangerang Selatan, Banten, Selasa (17 Maret 2020).

Rahmat menambahkan, pada situasi ini nasabah dapat memanfaatkan layanan E Channel BNI seperti BNI Mobile Banking, BNI Internet Banking, BNI SMS Banking, dan ATM BNI. Apabila mengalami kendala, silakan hubungi 1500046.

Corporate Secretary BNI Meiliana mengatakan apabila tetap membutuhkan layanan perbankan di cabang, masyarakat pun tidak perlu khawatir karena di setiap kantor cabang, BNI menerapkan protokol pengamanan Virus Corona. Protokol tersebut antara lain protokol tindakan Preventif, yaitu berupa pengecekan suhu tubuh kepada semua orang yang masuk dan keluar dari Kantor Cabang BNI. Menyiapkan Hand Sanitizer di lokasi-lokasi yang mudah dijangkau oleh nasabah. Hand Sanitizer juga disiapkan pada para petugas di front office yang bertemu langsung dengan masyarakat, seperti Teller dan Customer Service.

“Untuk perlindungan maksimal, kami telah menyemprotkan cairan desinfektan di kantor cabang BNI, ATM dan ruang-ruang kerja, sehingga penularan Virus Corona akan semakin kami minimalkan,” ujar Meiliana.


Sumber: Akurat.co

Mencari Keuntungan Sesaat, Begini Modusnya Pembobolan Bank BCA

Google.com
Bank BCA sedang dalam keadaan maintenance berkala, keadaan tersebut dimanfaatkan oleh para pelau pembobol bank untuk mencari keuntungan sesaat. Diketahui para pembobol yang sudah membobol Bank BCA dengan nominal yang terbilang tidak sedikit berasal dari Sumatera Selatan.

Para pelaku pembobol melancarkan aksinya untuk meraup keuntungan dari Bank BCA dengan secara acak melakukan pengisian deposito menggunakan virtual account pada sebuah aplikasi yang sudah disiapkan.

Kasus ini berawal dari laporan sebuah bank, yang mengalami kerugian sekitar dua puluh dua milyar lebih, akibat dibobol dengan cara pengisian deposito menggunakan virtual account, dan juga kartu kredit.

Menurut Kapolda, berdasarkan laporan tersebut Subdit Jatanras Polda Metro Jaya, bergerak cepat, dan mengerahkan 60 personel dengan dibantu 40 personel dari Polda Sumatera Selatan, menangkap 7 orang pelaku di wilayah Palembang.

Selain tujuh pelaku pembobol Bank BCA, polisi juga menangkap 2 pelaku pembobol kartu kredit nasabah Bank BCA. Pengungkapan pembobol kartu ktedit ini, pengembangan dari tertangkapnya salah satu daftar pencarian orang, DPO pada kasus pembobolan rekening milik Ilham Bintang, beberapa minggu lalu.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan dua buah senjata api jenis revolver berikut peluru, berbagai HP, buku tabungan dan kartu kredit. Akibat perbuatan ini, pelaku diancam pasal 362, 372 Undang-Undang Republik Indonesia tahun 2010, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.


Kasus Pembobl Bank BCA Ini Diketahui dari Sebuah Laporan Bank

Sumber: google.com


Bank BCA sedang dalam keadaan maintenance berkala, keadaan tersebut dimanfaatkan oleh para pelau pembobol bank untuk mencari keuntungan sesaat. Diketahui para pembobol yang sudah membobol Bank BCA dengan nominal yang terbilang tidak sedikit berasal dari Sumatera Selatan.

Para pelaku pembobol melancarkan aksinya untuk meraup keuntungan dari Bank BCA dengan secara acak melakukan pengisian deposito menggunakan virtual account pada sebuah aplikasi yang sudah disiapkan.

Kasus ini berawal dari laporan sebuah bank, yang mengalami kerugian sekitar dua puluh dua milyar lebih, akibat dibobol dengan cara pengisian deposito menggunakan virtual account, dan juga kartu kredit.

Menurut Kapolda, berdasarkan laporan tersebut Subdit Jatanras Polda Metro Jaya, bergerak cepat, dan mengerahkan 60 personel dengan dibantu 40 personel dari Polda Sumatera Selatan, menangkap 7 orang pelaku di wilayah Palembang.

Selain tujuh pelaku pembobol Bank BCA, polisi juga menangkap 2 pelaku pembobol kartu kredit nasabah Bank BCA. Pengungkapan pembobol kartu ktedit ini, pengembangan dari tertangkapnya salah satu daftar pencarian orang, DPO pada kasus pembobolan rekening milik Ilham Bintang, beberapa minggu lalu.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan dua buah senjata api jenis revolver berikut peluru, berbagai HP, buku tabungan dan kartu kredit. Akibat perbuatan ini, pelaku diancam pasal 362, 372 Undang-Undang Republik Indonesia tahun 2010, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.


BNI AMBON BERIKAN MINIBUS KEPADA UNPATTI

Sumber: google.com


Perusahaan BUMN yang kini dipimpin oleh Achmad Baiquni, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) terus memberikan perhatian yang lebih kepada para nasabahnya. BNI yang kini sudah tersedia diseluruh penjuru negeri bahkan sering mengadakan acara khusus. Salah satunya BNI Ambon.

Melansir dari laman Unpatti, BNI Ambon menyerahkan kendaraan Mini Bus kepada Universitas Pattimura (Unpatti) sebagai bentuk hibah pada Senin (17/9/18). Dan tentunya juga sebagai bentuk kerja sama BNI Ambon bersama dengan Unpatti.

Penyerahan ini dilakukan oleh Direktur Perkreditan Bank BNI Ambon Ibu D. Limmon atas nama Bank BNI Ambon menyerahkan kepada Rektor UNPATTI Prof. M.J Saptenno.

Penyerahan itu sendiri dilakukan di Universitas Pattimura, yang kemudian penyerahan itu ditandatangani dalam berita acara penyerahan hibah kendaraan Mini Bus oleh keduanya.

Dan tentunya, penyerahan simbolis dalam bentuk "Kunci" juga telah diserahkan kepada Rektor Unpatti di pelataran parkir depan rektorat.

Bersamaan dengan itu pula, sesaat setelah menerima kunci itu. Rektor Unpatti bersama pejabat BNI Ambon yang hadir kemudian menaiki bus tersebut dan mengelilingi jalan yang ada di dalam kampus.


BNI AMBON LUNCURKAN PROGRAM REJEKI KREDIT WIRAUSAHA

Sumber: google.com


Bank Negara Indonesia (BNI) Ambon terus kembangkan sektor Usaha Kecil dan menengah (UMKM) di Kota Ambon dengan meluncurkan program Rejeki Kredit Wirausaha.

Dalam program ini, BNI Ambon menawarkan berbagai kemudahan untuk pengembangan bidang usaha kecil dan menengah. Acara ini sendiri diadalah di Ambon Plaza (Amplaz) pada Kamis (23/5).

Dihadiri langsung oleh Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy, SH, perwakilan Bank Indonesia dan juga mitra usaha serta para nasabah BNI Ambon. Acara ini merupakan program nasional yang telah dilaksanakan di 14 kota besar dan 40 kota kecil di Indonesia, termasuk kota Ambon.

“Kepedulian kita diwujudkan melalui produk kredit yang kita namakan BNI Wirausaha. Produk ini sudah cukup lama namun masih kurang mendapat perhatian, sehingga kita lakukan peluncuran program di hari ini,”ujar Egos Mahar, Kepala BNI Ambon.

Dikatakan Egos, fasilitas kredit yang ditawarkan berkisar antara Rp 50 Juta-Rp 1 Milyar, untuk jangka waktu satu sampai lima tahun. Proses Kredit juga sangat cepat karena BNI Ambon memiliki kewenangan untuk menyetujuinya.

“Khusus untuk program ini, kami memberikan bunga yang ringan untuk debitur, yakni untuk jangka waktu tiga tahun, bunga hanya 9 persen, atau 0,75 persen/bulan. Selama masa program berlaku, ada keringanan yang dapat dimanfaatkan yakni provisi hanya satu persen, dan potongan biaya administrasi hingga 60 persen,” katanya.

Secara nasional BNI menargetkan penyalurkan kredit segmen UKM sebesar Rp 340 milyar. Untuk di BNI Ambon, program ini cukup mendapat sambutan yang cukup baik di kalangan wirausaha kota Ambon dan sekitarnya.

Adanya program peluncuran Rejeki Kredit Wirausaha bagi UKM di Kota Ambon ini sangat diapresiasi oleh Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy, SH.

Menurutnya, program ini dinilai sangat tepat dilakukan di oleh BNI Ambon. Karena merupakan pilihan yang tepat dari segi pertumbuhan ekonomi kota yang mengalami peningkatakan signifikan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Ambon telah menduduki peringkat ke enam secara nasional.

“Tingkat kesejahteraan masyarakat kota Ambon cukup baik, padahal APBD kita sangat kecil. Ini artinya, kemampuan kemandirian masyarakat dalam membangun ekonomi dan kesejahteraannya lebih banyak diusahakan dengan usaha mandiri daripada bergantung kepada pemerintah,”tandasnya.



Sumber: Ambon.go.id