![]() |
| Sumber: google.com |
Bank BCA sedang dalam keadaan
maintenance berkala, keadaan tersebut dimanfaatkan oleh para pelau pembobol
bank untuk mencari keuntungan sesaat. Diketahui para pembobol yang sudah
membobol Bank BCA dengan nominal yang terbilang tidak sedikit berasal dari
Sumatera Selatan.
Para pelaku pembobol melancarkan
aksinya untuk meraup keuntungan dari Bank BCA dengan secara acak melakukan
pengisian deposito menggunakan virtual account pada sebuah aplikasi yang sudah
disiapkan.
Kasus ini berawal dari laporan sebuah
bank, yang mengalami kerugian sekitar dua puluh dua milyar lebih, akibat
dibobol dengan cara pengisian deposito menggunakan virtual account, dan juga
kartu kredit.
Menurut Kapolda, berdasarkan laporan
tersebut Subdit Jatanras Polda Metro Jaya, bergerak cepat, dan mengerahkan 60
personel dengan dibantu 40 personel dari Polda Sumatera Selatan, menangkap 7
orang pelaku di wilayah Palembang.
Selain tujuh pelaku pembobol Bank
BCA, polisi juga menangkap 2 pelaku pembobol kartu kredit nasabah Bank BCA.
Pengungkapan pembobol kartu ktedit ini, pengembangan dari tertangkapnya salah
satu daftar pencarian orang, DPO pada kasus pembobolan rekening milik Ilham
Bintang, beberapa minggu lalu.
Dari tangan pelaku, polisi
mengamankan dua buah senjata api jenis revolver berikut peluru, berbagai HP,
buku tabungan dan kartu kredit. Akibat perbuatan ini, pelaku diancam pasal 362,
372 Undang-Undang Republik Indonesia tahun 2010, dengan ancaman hukuman 20
tahun penjara.
Sumber: Antvklik.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar