Tampilkan postingan dengan label Youtuber. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Youtuber. Tampilkan semua postingan

Minggu, 08 September 2019

Main Film Hayya: The Power of Love 2, Ria Ricis Cocok Jadi Baby Sitter

Sumber: google.com

YouTuber Ria Ricis yang berperan sebagai Baby Sitter di film Hayya: The Power of Love 2. Ria merasa cocok dengan perannya tersebut.

"Cocok emang. Emang cocoknya babby sitter aja haha. Ya emang kebagiannya itu," ujar Ria Ricis saat dijumpai di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Minggu (8/9).

Adik dari Oki Setiana Dewi itu merasa cukup tertantang dengan peran Baby Sitter. Apalagi, harus menggunakan logat Malaysia.

Ia menyatakan akan serius menghidupkan karakter yang dilakoninya itu. Sebab, ia merasa masih beruntung karena sifatnya yang humoris masih tetap ditunjukan dalam film Hayya : The Power of Love 2.

"Jadi apapun itu penginnya do the best gitu. Langsung yang totalitas. Jadi walaupun dapat peran apapun itu, penginnya langsung dipelajari," ungkap Ria Ricis.

Film yang dibintangi oleh Fauzi Baadila, Adhin Abdul Hakim, Meyda Sefira, Ria Ricis, Hamas Syahid, dan sejumlah pemain lainnya, merupakan sekuel film 212: The Power of Love.

Hayya: The Power of Love 2 melanjutkan kisah Rahmat yang diperankan oleh Fauzi Baadilla setelah menjadi relawan kemanusiaan di Palestina.

Film garapan rumah produksi Warna Pictures ini akan tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 19 September 2019.




Sumber: akurat.co

Minggu, 31 Maret 2019

Andovi dan Jovial da Lopez Ajak Masyarat Bersifat Netral Untuk Pilpres 2019

Sumber: Google

Dikenal sebagai seorang YouTubers sibling, Andovi da Lopez bersama sang kakak Jovial Da Lopez untuk membuat video singkat dengan konten epic rap battle.

Sebenarnya video singkat ini sudah dibuat pada bulan juli 2014, tapi hal tersebut masih ada di benak kita karena pilpres 2019 juga menyalonkan paslon yang sama. 

Dalam video ini, Andovi dan Jovial ingin mengajak masyarakat sekitar membangun rasa saling menghargai terhadap pilihan politiknya mereka masing-masing.

"Gini biasanya di channel YouTube orang tuh, 'Gue akan dukung paslon ini, ini opini gue'. Bukannya kita mau netral, kita harus adil pada dua pihak," kata Andovi di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, Minggu (31/3).





Dalam konten tersebut Andovi menjadi sosok Jokowi, sementara Jovial menjadi sosok Prabowo.

Mereka berdua berharap masyarakat bisa netral dan mengetahui keduanya juga memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing.

"Kebanyakan orang tuh, 'ini opini gua dan benar, oleh karena itu lo harus ikutin'. Itu yang kita benci. Karena itu termasuk brainwashing orang kan," ujar Andovi.




Sumber: akurat.co