Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 September 2020

Wow! Ini Dia Cara Ajaib Meningkatkan Energi di Pagi Hari

 

MerahPutih.com

Sering kali kita merasa tak bersemangat di pagi hari, karena rutinitas di pagi hari yang membuatmu lelah dan sudah cukup menguras tenagamu. Adakah cara agar bisa tetap berenergi di pagi hari dan terhindar dari rasa lelah sepanjang hari?

Guna meningkatkan energi di pagi hari, sebagian orang memang memilih untuk minum teh atau kopi karena dapat membuat wajah lebih segar saat bangun tidur. Jika kamu kurang menyukai minuman tersebut, tenang saja, masih ada cara lain kok yang bisa kamu lakukan.

Ini dia langkah-langkah yang bisa kamu lakukan untuk menjaga dan meningkatkan energi di pagi hari:

 

1. Bangun 15 menit lebih awal

Bangun tidur dengan kondisi terburu-buru bisa membuat energimu terkuras, karena harus melakukan semua persiapan pagi hari dengan cepat. Untuk mencegah hal ini, yuk, biasakan bangun 15 menit lebih awal mulai sekarang. Bangun tidur lebih awal akan membuatmu punya waktu untuk mempersiapkan semua kebutuhan di pagi hari tanpa tergesa-gesa.

 

2. Minum air putih

Tidur semalaman tetap akan menguras cairan tubuhmu. Oleh karena itu, biasakanlah untuk segera minum air putih setelah bangun tidur. Selain menjaga tubuh tetap terhidrasi, minum segelas air putih juga bisa menjadi salah satu cara untuk meningkatkan energi di pagi hari, lho.

 

3. Olahraga ringan

Walaupun kamu biasa menjadwalkan olahraga di sore atau malam hari, tetaplah usahakan untuk melakukan olahraga ringan atau sekedar berjalan santai sebelum berangkat kerja. Dengan begitu, tubuhmu akan melepaskan hormon epinefrin (adrenalin) dan norepinefrin, yang akan membuatmu lebih berenergi.

Tidak hanya itu, rutin berolahraga ringan di pagi hari juga bisa membuatmu lebih mudah dan lebih nyenyak tidur di malam hari.

 

4. Hibur diri sejenak

Sebelum memulai aktivitas, tidak ada salahnya menghibur diri sejenak dengan mendengarkan lagu favorit atau mengobrol santai dengan anggota keluarga. Menghibur diri sejenak di pagi hari akan membuatmu lebih rileks dan lebih siap untuk beraktivitas di pagi hari.

 

5. Sarapan

Sesibuk apa pun, kamu tetap tidak boleh melewatkan sarapan, ya. Setidaknya ada dua manfaat yang bisa kamu dapatkan dari rutin sarapan, yaitu memberikan energi untuk beraktivitas dan menurunkan tingkat stres.

Tapi ingat, untuk mendapatkan manfaat tersebut, makanan yang dikonsumsi saat sarapan juga harus sehat. Beberapa pilihan makanan yang bisa kamu konsumsi sebagai menu sarapan adalah nasi, gandum, roti, sayur-sayuran, buah-buahan, dan susu.

Nah, semoga setelah melakukan cara-cara di atas, kamu bisa merasa lebih berenergi di pagi hari dan lebih semangat untuk memulai berbagai aktivitas, ya!

 

Sumber: ayobandung.com

Rabu, 20 November 2019

Wow! Ternyata Berlari Bisa Kurangi Risiko Kematian

Sumber: google.com


Sebuah studi yang dipublikasikan dalam British Journal of Sports Medicine mengungkapkan bahwa berlari dapat mengurangi kemungkinan kematian dari sebab apapun.

Jika lebih banyak orang berlari, dan mereka tidak harus berlari jauh atau cepat, kemungkinan akan ada peningkatan substansial dalam kesehatan populasi dan umur panjang.

Untuk mencari tahu, para peneliti secara sistematis meninjau penelitian yang telah diterbitkan, presentasi konferensi, dan tesis doktoral dan disertasi dalam berbagai database akademik.

Mereka mencari studi tentang hubungan antara berlari atau jogging dan risiko kematian dari semua penyebab, seperti penyakit kardiovaskular, dan kanker. Dalam penelitiannya ditemukan 14 studi yang cocok, yang melibatkan 232.149 orang, yang kesehatannya telah dilacak antara 5,5 dan 35 tahun.

Ketika data penelitian dikumpulkan, jumlah lari dikaitkan dengan risiko kematian 27 persen lebih rendah dari semua penyebab untuk kedua jenis kelamin, dibandingkan dengan tidak berlari. Dan itu dikaitkan dengan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular 30 persen lebih rendah, dan risiko kematian akibat kanker yang lebih rendah 23 persen.

Bahkan 'dosis' kecil, misalnya sekali seminggu atau kurang, berlangsung kurang dari 50 menit setiap kali, dan pada kecepatan di bawah 6 mil (8 km) per jam, tampaknya masih dikaitkan dengan manfaat kesehatan atau umur panjang yang signifikan.

Jadi berlari selama 25 menit kurang dari durasi mingguan yang direkomendasikan dari aktivitas fisik yang kuat dapat mengurangi risiko kematian. Hal ini membuat berlari merupakan opsi yang berpotensi baik bagi mereka yang memiliki waktu tak cukup banyak untuk berolahraga.

Tetapi, perlu diingat, menaikkan ‘dosis’ berlari tidak terkait dengan penurunan lebih lanjut risiko kematian dari sebab apapun.

Ini adalah penelitian observasional, dan karena itu, tidak dapat menentukan penyebabnya. Dan para peneliti mengingatkan bahwa jumlah penelitian yang dimasukkan kecil dan metode mereka bervariasi, yang mungkin mempengaruhi hasil.

Namun demikian, mereka menyarankan bahwa jumlah lari berapapun lebih baik daripada tidak sama sekali, sebagaimana yang dilansir dari The Health Site Online.




Sumber: akurat.co